https://subset.id/index.php/BHATARA/issue/feedJURNAL MULTIDISIPLIN BHATARA2026-02-17T00:00:00+07:00Rosyidah Jayanti Vijaya[email protected]Open Journal Systems<div> <div>BHATARA is a multidisciplinary journal that publishes all the results of the implementation of the educational field, with ISSN Number <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20240205081226316">3047-1192</a>. BHATARA focuses on Innovation results, Scientific implementation, Case studies, Creative and innovative works in all fields of education. It covers the following implementations, but does not rule out the possibilities of any other implementations: Education, Health, Management, Tourism, Entrepreneurship, Computer Science, and Engineering.</div> <div>BHATARA is published quarterly in January, April, July, and October.</div> </div>https://subset.id/index.php/BHATARA/article/view/259Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual Dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan2026-02-10T17:55:44+07:00Hardiat[email protected]Rahma Widyawati[email protected]Sri Mulyatun[email protected]Joko Dwi Santoso[email protected]<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual, dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja karyawan marketing pada PT. Nasmoco Bahana Motor Kota Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 50 orang karyawan marketing, yang sekaligus diambil sebagai sampel secara sensus. </em><em>Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Ketiga variabel secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 61,0% terhadap variasi kinerja karyawan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan ketiga aspek kecerdasan secara holistik dalam upaya meningkatkan kinerja sumber daya manusia di bidang pemasaran.</em></p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARAhttps://subset.id/index.php/BHATARA/article/view/265Identifikasi Kerentanan Perangkat Lunak Pengolah Dokumen Berbasis Binary menggunakan Metode Whitebox Fuzzing Afl++ 2026-02-10T19:02:13+07:00Ahmad Hassan Rasyid[email protected]Joko Dwi Santoso[email protected]Hastari Utama[email protected]<p><em>Keamanan perangkat lunak menjadi semakin penting di era digital, terutama dalam menghadapi serangan siber seperti buffer overflow. Pengujian keamanan yang komprehensif diperlukan untuk menemukan kerentanan tersebut, dengan teknik fuzzing sebagai salah satu pendekatan yang efektif. Penelitian ini mengimplementasikan whitebox fuzzing menggunakan AFL++ yang dikombinasikan dengan Address Sanitizer (ASan) untuk mendeteksi kerentanan pada perangkat lunak pengolah dokumen berbasis binary, yaitu PDFCook versi 0.4.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam waktu 10 menit 2 detik, AFL++ berhasil menemukan 2.952 crash dengan 110 file crash unik yang tersimpan. Jenis kerentanan yang teridentifikasi didominasi oleh Segmentation Fault (SEGV) sebanyak 94,5%, diikuti oleh Heap Buffer Overflow (3,6%), SIGABRT, dan Out of Memory. Temuan ini membuktikan bahwa fuzzing berbasis AFL++ merupakan metode yang efisien, ekonomis, dan efektif untuk mengungkap kerentanan keamanan pada perangkat lunak sebelum dirilis ke lingkungan produksi.</em></p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARAhttps://subset.id/index.php/BHATARA/article/view/261 Analisis Keamanan Jaringan pada VLAN dengan Metode Firewall Security Port Menggunakan Telegram Bot sebagai Monitoring2026-02-10T18:29:57+07:00Khabib Al Fatta[email protected]Hastari Utama[email protected]Joko Dwi Santoso[email protected]Pramudita Ferdiansyah[email protected]<p><em>Perkembangan era digital meningkatkan kebutuhan akan keamanan jaringan, terutama pada lingkungan Virtual Local Area Network (VLAN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keamanan jaringan pada VLAN dengan menerapkan metode firewall security port dan memanfaatkan Telegram Bot sebagai sistem monitoring berbasis notifikasi real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah SPDLC (Security Policy Development Life Cycle) dengan tahapan analisis, desain, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Implementasi dilakukan menggunakan router Mikrotik dengan konfigurasi aturan firewall filter beraksi drop pada port tertentu, khususnya port FTP (21). Pengujian serangan DDoS dilakukan menggunakan software Ultraddos dengan mengirimkan 10.000 paket ke alamat IP target. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firewall dengan aksi drop berhasil mencegah lonjakan CPU hingga 100% dan menghindari logout paksa pada perangkat. Selain itu, Telegram Bot berhasil mengirimkan notifikasi serangan dalam waktu kurang dari 5 detik setelah serangan terdeteksi, meningkatkan responsivitas administrator. Kesimpulan penelitian ini adalah integrasi firewall security port dan Telegram Bot efektif dalam melindungi jaringan VLAN dari serangan DDoS sekaligus menyediakan mekanisme monitoring yang cepat dan andal. </em><em>Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sistem keamanan jaringan yang responsif dan terdiferensiasi.</em></p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARAhttps://subset.id/index.php/BHATARA/article/view/262Analisis Hasil Uji Penetrasi Menggunakan Metode Information Systems Security Assessment Framework (ISSAF) Pada Website2026-02-10T18:34:52+07:00Iyondiansyah Eka Cahyo[email protected]Joko Dwi Santoso[email protected]Hastari Utama[email protected]<p><em>Ancaman keamanan pada situs web sering kali disebabkan oleh adanya celah keamanan yang dapat dimanfaatkan pihak tidak berwenang untuk melakukan tindakan berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan keamanan pada website dummy dengan menerapkan metode Information Systems Security Assessment Framework (ISSAF) dalam pelaksanaan uji penetrasi. Pengujian dilakukan menggunakan pendekatan black box testing dengan fokus pada tiga jenis serangan umum: SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), dan Cross-Site Request Forgery (CSRF). Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa SQL Injection tergolong risiko sedang, sedangkan XSS dan CSRF termasuk dalam kategori risiko tinggi berdasarkan analisis faktor ancaman dan dampak teknis-bisnis. Rekomendasi mitigasi yang diusulkan meliputi penerapan prepared statements, Content Security Policy (CSP), dan CSRF token untuk meningkatkan keamanan sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengujian dan peningkatan keamanan aplikasi web berbasis kerangka kerja terstruktur.</em></p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARAhttps://subset.id/index.php/BHATARA/article/view/267Implementasi Sistem Manajemen Produksi Dan Pemesanan Pada Konveksi Sablon Cambena.Ink Berbasis Website2026-02-14T22:54:50+07:00Adrianus Ingka Anggara[email protected]Joko Dwi Santoso[email protected]Hastari Utama[email protected]<p><em>Perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa dampak positif tetapi juga memicu peningkatan kejahatan siber, termasuk cyber sexual harassment. Modus kejahatan ini sering kali memanfaatkan teknik steganografi untuk menyembunyikan bukti digital dalam media seperti gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti digital forensik terkait penggunaan teknik steganografi pada media flashdisk dalam konteks kasus cyber sexual harassment. Metode yang digunakan adalah kerangka kerja National Institute of Standards and Technology (NIST) yang terdiri dari empat tahap: collection, examination, analysis, dan reporting. Alat yang digunakan meliputi FTK Imager untuk akuisisi, Autopsy untuk pemeriksaan dan pemulihan data, serta OpenStego dan Steganographystudio untuk steganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akuisisi berhasil dengan integritas terjaga (hash MD5 & SHA-1 terverifikasi). Autopsy berhasil memulihkan 10 file gambar yang terhapus. Analisis histogram mengindikasikan adanya anomali pada semua file. Namun, ekstraksi pesan tersembunyi hanya berhasil sebagian: OpenStego berhasil pada 1 file (10%), sedangkan Steganographystudio pada 2 file (20%). Simpulan penelitian menyatakan bahwa pendekatan NIST efektif, namun efektivitas steganalisis sangat bergantung pada alat dan teknik penyembunyian yang digunakan, sehingga diperlukan strategi multi-alat dalam investigasi forensik digital untuk kasus serupa.</em></p>2026-02-17T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARA