Analisis Bukti Digital Forensik Terkait Penggunaan Teknik Steganografi pada Kasus Cyber Sexual Harassment

Authors

  • Zepin Nossa Universitas Amikom Yogyakarta
  • Joko Dwi Santoso Universitas Amikom Yogyakarta
  • Hastari Utama Universitas Amikom Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59095/jmb.v3i2.260

Keywords:

Steganalisis, Forensik Digital, Cyber Sexual Harassment, NIST, Autopsy, FTK Imager

Abstract

Perkembangan teknologi digital tidak hanya membawa dampak positif tetapi juga memicu peningkatan kejahatan siber, termasuk cyber sexual harassment. Modus kejahatan ini sering kali memanfaatkan teknik steganografi untuk menyembunyikan bukti digital dalam media seperti gambar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bukti digital forensik terkait penggunaan teknik steganografi pada media flashdisk dalam konteks kasus cyber sexual harassment. Metode yang digunakan adalah kerangka kerja National Institute of Standards and Technology (NIST) yang terdiri dari empat tahap: collection, examination, analysis, dan reporting. Alat yang digunakan meliputi FTK Imager untuk akuisisi, Autopsy untuk pemeriksaan dan pemulihan data, serta OpenStego dan Steganographystudio untuk steganalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses akuisisi berhasil dengan integritas terjaga (hash MD5 & SHA-1 terverifikasi). Autopsy berhasil memulihkan 10 file gambar yang terhapus. Analisis histogram mengindikasikan adanya anomali pada semua file. Namun, ekstraksi pesan tersembunyi hanya berhasil sebagian: OpenStego berhasil pada 1 file (10%), sedangkan Steganographystudio pada 2 file (20%). Simpulan penelitian menyatakan bahwa pendekatan NIST efektif, namun efektivitas steganalisis sangat bergantung pada alat dan teknik penyembunyian yang digunakan, sehingga diperlukan strategi multi-alat dalam investigasi forensik digital untuk kasus serupa.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Nossa, Z., Santoso, J. D., & Utama, H. (2026). Analisis Bukti Digital Forensik Terkait Penggunaan Teknik Steganografi pada Kasus Cyber Sexual Harassment. JURNAL MULTIDISIPLIN BHATARA, 3(2), 40–46. https://doi.org/10.59095/jmb.v3i2.260

Most read articles by the same author(s)